Perusahaan Keamanan Digital Kalah dalam Pertarungan Paten

by

Perusahaan pembuat smartphone termasuk HTC, Motorola dan Samsung telah dinyatakan menang, terhadap perusahaan keamanan digital Gemalto atas sistem operasi Android.

Semua pengguna sistem operasi Android  menjadi sasaran Gemalto yang mengklaim mereka telah melanggar paten yang berhubungan dengan tekonologi chip komputer.

Gemalto awalnya mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Texas, pada tahun 2010.

Tetapi Gemalton harus menerima kenyataan pahit, mengigat Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Federal mengumumkan bahwa tiga pembuat Smarphone serta pemiliki Android Google, dengan pertimbangan non-pelangaran, sebagaimana dilansir www.worldipreview.com pada Selasa [ 24-06-2014].

Adapun Paten, nomor US 6308317, 7117485, dan 7818727 berpusat pada cara untuk memungkinkan perangkat daya rendah untuk menjalankan “bahasa pemrograman tingkat tinggi, seperti Java.”

Gemalto mengatakan bahwa produsen smartphone yang dituduh melanggar hak paten mereka ketika mereka “sementara memuat instruksi program dari off-chip memori ke on-chip memori cache sebelum eksekusi.”

Dalam ringkasan penilaian, yang dikeluarkan akhir tahun itu, Pengadilan Negeri menolak klaim Gemalto dan mengatakan memori cache adalah “substansial berbeda” dari memori permanen dan “tidak setara untuk tujuan pelanggaran”.

Germalto mengajukan banding, namun apa-daya pada hari Kamis, tanggal 19 Juni, Pengadilan Banding tetap pendirian dengan menguatkan keputusan awal.

“Kami setuju dengan pengadilan distrik bahwa perangkat terdakwa tidak melanggar bahwa doktrin setara karena penggunaan memori cache,” kata hakim.

Olivier Piou, chief executive di Gemalto mengatakan pihaknya “kecewa” dengan keputusan itu karena telah “secara konsisten dipatenkan dan luas berlisensi inovasinya”.

“Keputusan ini tidak berdampak pada paten historis aktivitas lisensi, atau pada 2017 tujuan jangka panjang Perseroan,” tambah Piou.

 

Outhor : Alfatih