Pemkot Bandung Genjot Pendaftaran Hak Paten untuk UKM

by
Ilustrasi

Ilustrasi

Acaciapat.com - Pemkot Bandung Genjot Pendaftaran Hak Paten untuk UKM. Guna meningkatkan daya saing Masyarakat Ekonomi Asenan (MEA), Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan Kota Bandung terus menggenjot hak paten merek produk bagi usaha kecil dan menengah.

Kepala Bidang Industri Formal Dinas KUKM Perindag Kota Bandung Hani Nurrosjani mengatakan, sekarang sekitar 300 UKM telah mendapat hak paten merk melalui program yang telah digulirkan oleh pemerintah sejak dua tahun lalu.

“Program hak paten tahun ini ditargetkan bisa mencapai 250 UKM,” kata Hani ketika dihubungi lewat telepon, Minggu (7/8/2016).

Menurut Hani, belum maksimalnya hak paten merk di Kota Bandung lantaran terkendala lamanya proses perizinan. Hal inilah yang membuat sebagian besar pelaku UKM enggan untuk mengurus hak paten merek.

“Padalah pendaftaran ini gratis, tidak dipungut biaya apapun. Kita mengimbau segera mengurus hak paten merek, karena sangat penting agar tidak ada peniruan produk oleh pihak yang tidak memiliki izin,” ucapnya.

Dia menegaskan, hak merek paten menjadi sangat penting bagi pelaku UKM. Salah satu keuntungannya adalah bisa menuntut pihak yang meniru dan menjual produk tanpa izin. Apalagi di era sekarang, peniruan produk mudah sekali dilakukan.

“Kalau punya hak paten, yang meniru dan menjual tanpa izin bisa dituntut dan dikenakan pelanggaran hukum. Jadi, manfaatkan hak paten sebagai aset berharga,” ujar dia.

Selain itu, Pemkot Bandung pun terus melakukan pelatihan dan pembinaan untuk kemasan produk UKM. Hal itu perlu dilakukan agar UKM mampu bersaing dengan produk luar.

“Agar produk lokal kita memiliki nilai jual tinggi, sehingga bisa bersaing dengan produk-produk impor. Sebagian besar produk lokal kita sudah bisa diterima oleh pasar domestik, seperi fesyen, kuliner, dan kerajinan tangan,” tandasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pendaftaraan hak paten merk di Kota Bandung gratis. Dia berharap masyarakat mau mendaftarkan produk atau karya ciptanya tanpa harus memikirkan biaya. Bagi masyarakat yang ingin mengurus hasil karyanya, cukup mendatangi Kantor Dinas KUKM Perindag.

“Tolong sebarkan, daripada dibajak negeri tetangga. Kalau tiap punya penemuan, tolong segera daftarkan. Ini gratis,” ucapnya.

Sumber: http://www.inilahkoran.com