Nissan Terjerat Kasus Desain Berujung ke Meja Hijau

by

Febri Ardani Saragih

Sengketa Nissan-DeltaWing berujung ke “Meja Hijau”

Yokohama, KompasOtomotif — Tuduhan produsen mobil balap, DeltaWing Technologies, kepada Nissan Motor Company atas desain model listrik Zeod RC yang dianggap melanggar hak intelektual segera berlanjut ke meja hijau. Masalah ini mulai didengungkan sejak Desember 2013, tetapi tak pernah berujung kesepakatan “damai” di antara kedua belah pihak.

Zeod RC merupakan mobil listrik pertama yang dikembangkan Nissan untuk balap ketahanan Le Mans 24 Jam 2014. Desain eksterior yang paling disoroti adalah pada buritan melebar dengan haluan meruncing, yang diklaim milik prototipe mobil balap DeltaWing, yang telah menjalani debut pada Le Mans 24 Jam 2012. Dengan rancangan desain seperti itu, mobil mampu secara dramatis mengurangi hambatan udara, salah satu faktor dominan ketika balapan.

Zeod RC sebenarnya sah punya desain yang mirip karena perancang Ben Bowlby merupakan salah satu desainer prototipe DeltaWing. Namun, yang menjadi perhatian, paten desain dimiliki DeltaWing, bukan Bowlby.

Sang pemilik DeltaWing, Don Panoz, telah mencoba mengajak CEO Nissan, Carlos Ghosn, untuk berunding. Namun, ajakan ini belum digubris hingga saat ini. Langkah pun berlanjut, DeltaWing Technologies mengeluarkan surat terbuka yang isinya menjelaskan akar permasalahan, diterbitkan oleh The Tennessean dan Automotive News.

Autoblog, Senin (14/7/2014), menerangkan, keputusan itu diambil untuk menyambut proses mediasi yang gagal pada awal 2014. Karena semula ingin diselesaikan dengan baik tetapi tidak ada kejelasan, DeltaWing siap bertarung di pengadilan untuk membersihkan nama baik terkait pemberitaan yang dirasa menjerumuskan.

“Semua pekerjaan (Ben Bowlby) milik Panoz, dan hanya akan menjadi miliknya bila dipatenkan,” ujar juru bicara Deltawing.

Source: Kompas