Kemenkum HAM Gelar Konvensi HKI dan Beri 10 Penghargaan Bagi Kreator

by

ipnews.acaciapat.com – Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) menyelenggarakan Konvensi Nasional Hak Kekayaan Intelektual dan Ekonomi Kreatif. Dirjen HKI juga memberikan penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi meningkatkan produktifitas masyarakat.

“Konvensi ini sangat penting karena pemerintah baru saja mengesahkan UU no 28 tahun 2014 tentang hak cipta,” ujar Menkum HAM Yasonna H Laoly di gedung Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014).

Yasonna berharap dengan terbentuknya UU ini, para kreator semakin bersemangat untuk berkarya. Sebab kini ada undang-undang yang memberikan jaminan terhadap karya mereka.

“Negara juga harus mendorong lahirnya para kreator dan inovator. Fasilitas dan insentif harus diberikan secara memadai kepada para manusia kreatif Indonesia agar karya yang dihasilkan unggul berkelas dunia,” terang Yasonna.

Para penerima penghargaan juga mengapresiasi hal itu. Mereka bersyukur kini ada perlindungan bagi karya-karya yang telah mereka ciptakan.

“Puluhan tahun kami perang melawan pembajakan tapi nggak ada pembajak yang ketangkap. Mudah-mudahan kali ini dengan sistem yang baru kita berharap Indonesia bisa bersih dari pembajakan,” kata Rhoma Irama yang mewakili para penerima penghargaan HKI.

Berbagai kategori dan penerima penghargaan HKI adalah Rhoma Irama untuk kategori hak cipta, alm Johan Hasiholan Simanjuntak untuk kategori inventor paten, Bunga Citra Lestari untuk kategori performer.

Raden Muhammad Samsudin atau Sam Bimbo untuk kategori pendukung hak-hak cipta, I Nyoman Nuarta untuk kategori desain industri serta Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) untuk kategori diseminator.

Selain itu diberikan juga penghargaan internasional World International Property Organization (WIPO). Penghargaan tersebut diberikan kepada alm Prof Tjokorda Raka Sukawati untuk kategori inventor, Universitas Gajah Mada untuk kategori innovate enterprise, grup band Slank untuk kategori creativity dan Saung Angklung Udjo untuk kategori industrial design. { Sumber: Detik.com }