Jual Produk Pakai Merek dan Logo Arsenal, Pengusaha Indonesia Digugat The Gunners

by

Herdaru Purnomo – detikSport

Jakarta – Klub papan atas Liga Inggris Arsenal FC dilaporkan sedang menggugat pengusaha lokal di Indonesia karena berjualan dengan memakai nama merek dan lambang mereka.

Gugatan itu sudah masuk ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Tiga nama pengusaha lokal yang digugat tersebut adalah Surjit Kaur, Amarjit Singh Johal, dan Manjit Singh Johal. Mereka dituduh “membonceng” ketenaran Arsenal.

Dalam berkas gugatan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat seperti dikutip, Senin (25/11/2013), Arsenal FC melalui kantor kuasa hukum General Patent International Ludiyanto, S.H. & Associates merasa tersaingi dengan pendaftaran merek dagang Arsenal dan gambar meriam oleh ketiga pengusaha lokal tersebut di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI).

Merek milik ketiga pengusaha lokal ini didaftarkan dengan No. 542063 dan diperpanjang dengan agenda No. R002012016824 untuk melindungi barang di kelas 18, yaitu tas, koper, dompet, payung, tongkat, cambuk, pakaian kuda, dan pelana. Arsenal FC juga menyertakan pihak Ditjen HKI selaku tergugat II.

Arsenal FC memandang Surjit Kaur Cs mendaftarkan mereknya dengan itikad tidak baik, yaitu mendompleng keterkenalan merek Arsenal miliknya.

Arsenal merupakan perusahaan incorporated di Inggris dan Wales yang terdaftar bernomor 109244. Arsenal sejak 1886 sampai saat ini telah membesarkan namanya dengan promosi besar-besaran dan terus-menerus melalui berbagai media baik domestik maupun internasional. Atas usahanya ini, Arsenal FC menjadi salah satu klub sepakbola terkenal bertaraf internasional. Hal ini juga diakui oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Merek dagang Arsenal dan gambar meriam milik penggugat sudah didaftarkan puluhan tahun lalu sebagai merek klub sepakbola Arsenal FC. Merek ini juga merupakan bagian dari badan hukum penggugat yaitu The Arsenal FC, Ltd yang dikenal seluruh dunia persepakbolaan sebagai bukti indentitas di mata internasional.

Source: www.detik.com