Film ‘Siti’ Diharapkan Picu Semangat Sineas Luar Jakarta

by
Foto: Fourcolors Films

Foto: Fourcolors Films

Acaciapat.com – Jakarta, Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jakarta merupakan pusat segala hal. Termasuk industri kreatif dan hiburan, salah satunya film.

Namun bukan berarti mereka yang ada di luar Jakarta tak punya kekuatan yang mumpuni. Di kancah perfilman, terbukti sineas asal luar Jakarta makin diminati. Contoh nyatanya adalah sutradara asal Yogyakarta, Eddie Cahyono yang berhasil membawa filmnya, ‘Siti’ menjadi ‘Film Terbaik’ Festival Film Indonesia (FFI) 2015.

“Festival film itu bukan untuk lomba kalah dan menang. Saya berharap, semoga film ini bisa membuka mata bahwa putra-putra daerah yang jauh dari pusat industri bisa membuat karya dengan elemen tradisionalnya. Bisa membuat teman-teman di daerah mau bersemangat bikin film,” ungkap Eddie usai malam puncak FFI 2015 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Senin (23/11/2015).

Bicara soal kemenangannya di FFI ke-37 tahun ini, Eddie sama sekali tidak menyangka. Alasannya, ‘Siti’ memang tak ditujukan untuk bisa masuk di ajang penghargaan tertinggi insan perfilman nasional itu. Apalagi dengan biaya terbatas, membuat ‘Siti’ kontras dengan empat nominasi lainnya, seperti ‘Mencari Hilal’, ‘Toba Dreams’, ‘A Copy of My Mind’ dan ‘Guru Bangsa Tjokroaminoto’.

“Bagi saya FFI tahun ini sangat keren karena film-filmnya beragam. Buat saya itu sudah kemenangan tersendiri untuk film Indonesia,” sambungnya.

Dengan begini Eddie dan seluruh tim ‘Siti’ berharap bahwa film mereka bisa diputar di jaringan bioskop komersil seperti XXI.

“Semoga tahun depan film Siti bisa diapresiasi di bioskop komersil. Saat ini Mas Ifa (Isfansyah, produser) sedang berusaha menembus itu. XXI sudah membuka peluang, sekarang lagi menunggu prosedur dari Lembaga Sensor Indonesia,” tandas Eddie.

‘Siti’ memang belum pernah bergulir secara nasional di Indonesia. Tapi, film produksi Fourcolor Films itu telah melanglang buana di berbagai festival internasional sejak 2014. Seperti ‘Rotterdam International Film Festival dan Shanghai International Film Festival. Bahkan perusahaan film Hong Kong, Chinese Shadows sudah resmi membeli hak cipta ‘Siti’.

Di FFI 2015, ‘Siti’ membawa pulang total tiga Piala Citra. Selain ‘Film Terbaik’, film ini memenangkan kategori ‘Penulis Skenario Asli Terbaik’ untuk Eddie Cahyono sendiri dan ‘Penata Musik Terbaik’ untuk Krisna Purna.

Sumber : Detik.com