Dianggap Langgar Hak Cipta, Tiga Usaha Karaoke Dipolisikan

by
Dianggap Langgar Hak Cipta, Tiga Usaha Karaoke Dipolisikan

Ilustrasi

Acaciapat.com – Dianggap Langgar Hak Cipta, Tiga Usaha Karaoke Dipolisikan. Dianggap melakukan pelanggaran hak cipta, lima pencipta lagu melaporkan tiga usaha karaoke ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Kelima pencipta lagu, antara lain Papa T Bob, Wahyu WHL, Ryan Kyoto, Rudy Loho, dan Youngki RM. Mereka melaporkan pelanggaran hak cipta di bidang penggandaan (mechanical right) terhadap tiga usaha karaoke yaitu Inul Vizta, Happy Puppy dan NAFF.

“Yang selalu dipopulerkan pelaku usaha telah melakukan izin untuk performing dari beberapa LMK (Lembaga Manajemen Kolektif). Khusus untuk penggandaan, para pencipta belum melakukan kuasa kepada siapapun termasuk LMK. Karena itu, mereka diduga sudah menggunakan lagu tanpa izin,” kata Kuasa hukum pelapor, Hulman Panjaitan, Selasa (3/11/2015).

Menurut Hulman, upaya mediasi sebenarnya telah dilakukan kepada dua usaha karaoke yakni Inul Vizta dan Happy Puppy, akan tetapi upaya itu ditolak.

“Pihak Inul melalui pengacaranya mengatakan, tidak ada gunanya bertemu. Happy Puppy dalam surat tanggapannya terhadap surat somasi kami, mereka tetap ngotot telah membayarkan uang kepada sejumlah elemen misalnya KCI, WAMI dan RAI. Yang mereka bayar itu performing, tapi yang kami tuntut secara pidana itu di mechanical right,” ujar dia.

Khusus untuk tempat usaha karaoke NAFF, Hulman menambahkan, pihak NAFF tidak memberikan tanggapan apa-apa. Sehingga, para pencipta ini menganggap telah tertutup kemungkinan untuk mediasi.

“Para pelaku usaha harus meminta lisensi dari para pencipta untuk menggandakan karya cipta lagu yang ada di usaha karaokenya. Sekaligus dia melakukan performingjuga harusnya mekanikal,” pungkasnya.

Kelima pencipta lagu ini menggugat tiga usaha karaoke tersebut dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 113 dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan dan denda satu miliar.

Sumber: http://news.okezone.com